Ke - 4
MENGGUNAKAN OPERATING SYSTEM (OS)
4.1. Melakukan
operasi dasar pada operating system (OS) komputer
Sistem
operasi (operating,sistem) adalah perangkat lunak (software) yang
mengatur dan mengendalikan perangkat keras (hardware) serta
memberikan kemudahan kepada pengguna (user) dalam menggunakan
komputer. Contoh sistem operasi, yaitu Ms DOS, Microsoft Windows (Windows 98, Windows NT, dan Windows XP, Linux dan lain-lain.
Selain sistem operasi, terdapat juga perangkat lunak lain
yang juga berguna untuk mengatur dan mengendalikan perangkat keras. Perangkat lunak tersebut, yaitu BIOS (Basic
Input/ Ouput System). BIOS bekerja pada saat proses booting sedangkan
OS bekerja setelah proses booting. Setelah proses booting tersebut berjalan lancar, Anda dapat mulai
menggunakan aplikasi-aplikasi yang terdapat dalam 'Windows, seperti Ms
Word, ms. Excel, dan Ms Access.
4.1.1 Basic Input Output
System (BIOS)
Komputer melakukan booting dengan
menggunakan file-file operating system dengan
melakukan pengecekan terhadap semua
hardware meliputi monitor, keyboard, mouse, harddisk, printer, CD rom, disk drive, dan sarana pendukung
lainnya, termasuk juga memori komputer.
Kegiatan ini dapat dilakukan jika ada BIOS (Basic
Input Output System) dan dalam kondisi
tersetting dengan benar
Jika setting BIOS komputer tidak sesuai dengan
hardware yang terpasang, proses booting mengalami kegagalan atau jika berhasil komputer tidak beroperasi
secara maksimal. Setelah proses pengecekan BIOS selesai, akan
diteruskan dengan pembacaan program sistem operasi.
Jika setup BIOS ada kesalahan dan mau diperbaiki, caranya
pada saat komputer dihidupkan dan
komputer sedang melakukan booting, tekan tombol DEL pada keyboard sehingga
muncul Setup BIOS di layar monitor dengan latar belakang biru seperti berikut ini:

Untuk
mengoperasikan Setup BIOS di atas, dapat melihat pada bagian bawah di mana ada beberapa tombol yang digunakan
untuk operasional. Untuk lebih jelasnya, perhatikan daftar tombol fungsi berikut ini.
No
|
Tombol
di Keyboard
|
Kegunaan
|
1
|
Esc / Escape
|
Keluar dari setup BIOS
|
2
|
←
→ ↑ ↓
|
Tombol berpindah-pindah
di menu
|
3
|
F10
|
Keluar dari setup BIOS
dan menyimpan hasil setup
|
4
|
ENTER
|
Tombol untuk memilih atau
menyetujui Pemilihan
|
5
|
Pg Up / Pg Down
|
Tombol untuk merubah
nilai
|
6
|
F5
|
Setup BIOS dengan
setting terdahulu yang pernah ada
|
7
|
F6
|
Setup BIOS dengan
setting terbaik/setting awal
|
8
|
F7
|
Setup BIOS dengan
Setting optimal
|
Cara
mengoperasikan dari setup BIOS adalah dengan menggunakan panah, pilih salah
satu yang ada di setup. Misalnya, jika akan memilih Standar CMOS, caranya
tinggal gerakan panah sampai ke pilihan Standar CMOS, kemudian tekan ENTER,
akan muncul menu yang selanjutnya. Jika akan memilih Advanced BIOS Features,
pilih Advanced Bios Features dan tekan ENTER maka akan tampil menu selanjutnya.
4.1.2. Operating System (OS)
Operating
System yang dibicarakan pada topic ini adalah Microsoft Windows XP, produk
Sofware keluaran dari Microsoft Corp.
Pada saat proses Booting sebelum proses ini sempurna dari suatu
komputer, pada layar monitor akan muncul gambar yang menunjukkan jenis OS yang
digunakan. Jika pada komputer tersebut menggunakan OS Window XP maka akan
muncul gambar seperti dibawah ini :

Setelah Proses Booting sempurna maka pada layar
monitor akan muncul Dekstop seperti gambar di bawah ini :
![]() |
|||
![]() |
|||
Dalam desktop terdapat beberapa bagian, antara lain: desktop itu sendiri, taskbar, wallpaper, pattern icon/shortcut, dan screensaver.
·
Desktop : Tampilan
Windows di mana ikon-ikon shortcut, gambar, dan
latar belakang taskbar berada.
Taskbar : Tempat memulai, membuat suatu program, berpindah dari satu
program ke program lainnya.
·
Wallpaper : Gambar yang berfungsi
untuk mempercantik tampilan
desktop.
·
Icon/Shorcut :
Gambar/logo2 yang terdapat pada desktop yang dapat kita
pilih untuk memulai suatu program.
·
Pattern : Warna latar belakang
layar, yang berada di belakang wallpaper.
·
Screensaver : Tampilan gambar tertentu
jika komputer tidak digunakan.
Setelah desktop aktif,
maka user dapat mengadakan perubahan-perubahan pada tampilan desktop
tersebut. Ada tiga hal mengenai pengoperasian pada tingkat dasar ini, yaitu,
penggunaan Menu Pull-Down, Menu Cascading, dan Menu Pop-Up.
Menu Pull-Down adalah
menu yang muncul pada saat klik bagian tertentu akan muncul ke atas
atau ke bawah.
![]() |
|||
![]() |
|||
(A)
(B)
(A)
Gambar (A) adalah menu
pull-up pada taskbar Start, pada saat klik START, muncul ke atas
beberapa pilihan yang dapat diklik. Sedangkan pada gambar (B) merupakan menu
pull-down file. Pada saat menu FILE diklik akan muncul kebawah beberapa
sub menunya seperti New, Open, Close, Save,
Save as, dan seterusnya.
Menu Cascading adalah menu sekunder atau lanjutan yang muncul pada saat memilih bagian menu utama. menu primer dan menu
sekunder muncul secara
berdampingan.

Contoh pada saat memilih menu Program
atau New seperti gambar di atas, maka akan muncul beberapa sub menu Program atau New. Setelah pointer
digerakkan ke kanan maka akan muncul menu sekunder di sebelah kanannya seperti
yang terlihat pada kedua gambar diatas.
Menu pop-up menu yang dapat muncul dan dapat disembunyikan atau on-off, caranya dengan klik
tombol kanan mouse. Cara menu ini lebih cepat daripada pull down dan
cascading.

Perubahan dari
menu Pop-Up bergantung pada letak dari indikator mouse diletakkan.
Jika Cursor/Pointer diletakkan pada Dekstop dan klik kanan, maka akan muncul
Gambar seperti di samping.
Secara
keseluruhan, menu-menu di atas dapat digunakan dalam berbagai keadaan sesuai dengan kebutuhan. Untuk memilih.
4.2. Melakukan setting Peripheral pada operating system
(OS) Komputer
Peripheral adalah
sesuatu yang mengacu ke peralatan/perangkat yang mendukung kerja komputer
tetapi berada diluar CPU (perangkat eksternal) yang dihubungkan dengan
komputer. Peripheral komputer dapat dibagi ke dalam dua kategori berdasarkan
fungsi.
Kategori pertama
terdiri atas peralatan yang melaksanakan operasi input dan output, kategori ini
meliputi keyboard, mouse, printer, dan display video.
Kategori kedua
terdiri atas peralatan yang diutamakan pada penyimpan data sekunder, yang mana
penyimpan utamanya disediakan oleh memori utama komputer.Ada banyak sekali
peralatan penyimpan, seperti disk magnetic, optical disk, magnetic tapes, yang
mampu untuk menyimpan data yang besar.
Beberapa peralatan Peripheral yang umum digunakan pada
Personal Computer (PC) adalah: KeyBoard, Monitor, Mouse, Printer, Scanner, Disk
Drive, Zip Drive, CD-ROM/DVD-ROM Drive, USB Flash Drive dan lain-lain.
Karena Peralatan
Peripheral itu merupakan perangkat eksternal, maka agar peralatan tersebut
dapat berjalan dengan baik dan system Windows dapat mengenal perangkat tersebut
sehingga dapat diatur dan dikendalikan, maka diperlukan penambahan Sofware Driver. Biasanya Sofware Driver
disertakan dalam Disket atau CD pada saat kita membeli perangkat tersebut..
Tidak semua
Perangkat Peripheral perlu penambahan Driver, untuk OS Windows XP sudah dapat
banyak mengenal Perangkat Peripheral dan tidak perlu menginstal driver lagi (autodetect), seperti peralatan Keyboard,
mouse, monitor, USB Flash Drive, beberapa jenis type Printer dan peralatan
lainnya. Untuk beberapa peralatan baru lainnya seperti Printer type terbaru,
Scanner, Handphone, Camera Digital dan lain-lain, yang tidak dikenal oleh OS
komputer, pada saat perangkat itu dihubungkan dengan komputer, secara otomatis
OS akan meminta kita untuk menginstal Driver dari peralatan tersebut, baik
melalui CD ataupun dari sumber lainnya
4.2.1. Setting Peripheral
A. Setting
Printer
Penambahan
printer atau Scanner pada perangkat komputer Anda harus disertai dengan
peng-install-an driver printer atau scanner tersebut. Khusus untuk
printer, Terdapat dua cara untuk meng-install driver.
Pertama, dengan menggunakan driver
yang sudah 'disediakan oleh vendor/Perusahaan
printer. Caranya dengan memasukkan CD driver
pada CD-ROM, kemudian ikuti
langkah-langkah sesuai dengan petunjuk. Dengan cara yang sama seperti diatas
tadi juga dapat diterapkan untuk menginstal driver Scanner
Kedua, dapat menggunakan fasilitas yang terdapat pada Windows.. dengan cara :
[1]
Klik Start.
[2]
Pilih Setting.
[3]
Klik Printer
and Faxes
[4]
Dobel klik Add
Printer.
[5]
Klik Next.
[6]
Pilih jenis
printer, misalnya CANON.
[7]
Pilih Next.
[8] Pilih jenis Port, LPT1 atau USB
[9] Pilih
Finish (tunggu sampai komputer selesai menginstal).
Cara
kedua ini dapat dilakukan apabila jenis dan tipe printer yang kita gunakan
terdapat atau dikenal oleh system windows. Jika tidak ada maka kita harus
menggunakan cara Pertama untuk mensetting Printer.
B. Setting
Monitor
Agar didapatkan kenyamanan dalam
bekerja dengan komputer, harus dilakukan setting
monitor pada komputer Arida. Cara melakukan setting
monitor, yaitu dengan cara
meng-klik Start-Control Panel.
Kemudian, pilih ikon Display. Setelah itu, akan muncul
kotak dialog menu sebagai berikut.

·
Themes adalah latar belakang dari display monitor yang
biasanya terdiri atas suara, ikon, dan elemen-elemen yang lain.
·
Desktop adalah menu untuk menentukan gambar latar belakang layar.
·
Screen Saver digunakan untuk mengubah tampilan layar
apabila komputer tidak digunakan untuk jangka waktu tertentu.
·
Appearance digunakan untuk menentukan warna-warna
pada layanan
kotak dialog.
·
Settings digunakan untuk. menentukan resolusi layar dan
kualitas warna
monitor.
C. Setting Mouse
Dalam control panel juga tersedia mouse properties yang
digunakan untuk mengubah tampilan mouse di monitor. Pada mouse properties dapat
dilakukan pemilihan untuk Botton Configuration, untuk memfungsikan, klik/eksekusi pada mouse, orang Indonesia umumnya
menggunakan tangan kanan untuk bekerja sehingga pada botton ini pilih
right handed. Jika kita menggunakan mouse
tangan kiri, maka pilihlah left-handed. Double untuk kecepatan dobel klik. Pointer
untuk mengganti bentuk pointer yang aktif. Motion untuk mengatur
kecepatan pointer mouse Caranya, adalah sebagai berikut.
[1]
Klik Start.
Klik Start.
[2]
Pilih Setting.
[3]
Pilih Control Panel.
[4]
Dobel klik icon mouse
[5]
Maka akan muncul kotak dialog menu
seperti disamping ini
A.
Setting Regional
and Language Options
Regional and Language options
merupakan menu yang digunakan untuk mengatur format
angka, menentukan jenis mata uang
yang akan dipakai, dan pengaturan waktu.
Pengaturan dilakukan dengan cara mengklik Start-Control
Panel, Kemudian, pilih ikon Regional
and Language Options. Selanjutnya, akan
muncul kotak dialog dengan tiga pilihan, yaitu :
·
Regional Option (digunakan untuk mengatur format
angka, tanda desimal, penulisan tanggal, dan lain-lain),
Regional Option (digunakan untuk mengatur format
angka, tanda desimal, penulisan tanggal, dan lain-lain),
·
Languages (digunakan untuk mengatur Bahasa yang akan digunakan),
·
Advances (digunakan untuk
pengaturan waktu).
4.3. Melakukan Manajemen File
Apabila Anda membuat suatu dokumen menggunakan aplikasi
tertentu, dokumen itu disebut File. Agar dapat digunakan secara optimal, file
tersebut harus diatur. Fasilitas pengaturan file terdapat di Window Explorer Contoh
fasilitas pengaturan, yaitu pembuatan folder dan penggantian nama file. Berikut
adalah hal.-hal yang harus Anda ketahui
dalam mengatur file (manajemen.file).
A.
Windows
Explorer
Sebuah
manajemen file yang baik, file-file program dan file-file data disusun
tersendiri sesuai dengan jenis dokumen dan
teratur dalam susunan directory (root), subdirectory yang saat ini dikenal sebagai folder. Apabila kita
ingin mengetahui manajemen file atau susunan folder, dapat dilakukan
dengan menggunakan fasilitas Windows
Explorer yang dimiliki Microsoft Windows.

·
Klik tombol Start.
·
Pilih Program.
·
Pilih Accessories
·
Pilih Windows Explorer.
·
Tunggu beberapa saat sampai muncul
tampilan seperti diatas
Dari Gambar diatas terlihat pada sebelah kiri
adalah susunan dari folder, sedangkan pada
sebelah kanan adalah isi dari folder (root)
yang dibuka. Untuk mengaktifkan folder tertentu, tinggal klik pada salah
satu folder yang dikehendaki. Folder yang tidak aktif' biasa ditandai
dengan gambar 0 dan folder yang aktif ditandai dengan
gambar 1.
B. Membuat Folder
Folder atau direktori adalah kumpulan file.
Perhatikan lemari pakaian, Dalam
lemari pakaian, terdapat baju dan celana panjang. Baju dan celana panjang itu ibarat
file dokumen yang terdapat dalam hard disk. Hard disk diibaratkan
sebagai lemari. Adapun laci-laci diibaratkan sebagai suatu folder atau direktori.
Kita dapat membuat folder pada Windows
Explorer. Caranya:
[1]
Tentukan Folder tempat
kita akan menempatkan Folder baru tadi Misalnya Folder My Document
[2]
Klik File dari menu.
[3]
Pilih New
[4]
Pilih dan klik Folder
[5]
Beri nama, misalnya DATA
WORD
[6]
lalu tekan ENTER
.
Nama folder juga dapat diubah
namanya, caranya hampir sama dengan membuat folder yang Baru.
[1]
Klik Folder yang akan
diubah.
[2]
Klik File.
[3]
Pilih Rename.
[4] Ketik nama folder yang baru
[5] Tekan ENTER
Sedangkan, untuk
menghapus folder caranya hampir sama, yaitu
[1]
Pilih Folder yang akan
dihapus
[2]
Klik FILE dari menu
[3]
pilih Delete.
Penghapusan
folder perlu dicermati, karena akan berakibat hilangnya folder beserta isinya.
A.
Langkah-langkah Manajemen File Pada Windows Explorer
1.
mengganti nama File,
mengganti nama File,
·
Pilih file yang akan diubah namanya,
·
Klik Kanan pada file tersebut sehingga muncul kotak dialog seperti
di samping
·
Pilih RENAME.
·
Selanjutnya, ketik
nama file Baru
·
Tekan
ENTER
2. Memindahkan File
·
Pilih file yang akan dipindahkan
·
Klik Kanan pada file tersebut sehingga muncul kotak dialog seperti
di samping
·
Pilih CUT.
·
Selanjutnya, Pilih
Folder tempat File tersebut akan dipindahkan
·
Klik Kanan
di Folder tersebut sehingga muncul kotak dialog
·
Pilih
PASTE
3. Menggandakan File (Meng-copy)
·
Pilih file yang akan di copy
·
Klik Kanan pada file tersebut sehingga muncul kotak dialog seperti
di samping
Klik Kanan pada file tersebut sehingga muncul kotak dialog seperti
di samping
·
Pilih COPY
·
Selanjutnya, Pilih
Folder untuk menempatkan File tersebut
·
Klik Kanan
di Folder tersebut
·
Pilih
PASTE
4. Menghapus File
·
Pilih file yang akan di hapus
·
Klik Kanan pada file tersebut sehingga muncul kotak dialog
·
Pilih
DELETE
B.
Fasilitas Drag
dan Drop
Drag and drop adalah suatu
fasilitas yang terdapat pada Windows. Drag berarti meng-klik suatu objek. dan
menggesernya dari posisi semula (tombol mouse harus ditahan dan tidak
boleh dilepas). Adapun drop adalah melepaskan tombol mouse tadi di
posisi yang diinginkan.
C.
Membuka File
Untuk membuka file, dapat dilakukan
dengan cara meng-klik dua kali file tersebut di Windows .Explorer.
D.
Mengkopi USB Flash Drive/Flashdisk ke Hardisk atau
sebaliknya
Jika
ingin mengkopi/memindahkan Data/Document /FlahDisk ke hardisk atau sebaliknya,
Caranya
- Masukkan
FlashDisk ke Port USB
- Buka
Windows Explorer akan tampak seperti gambar dibawah ini.
- Klik
Drive (G:) untuk membuka isi dari FlashDisk
- Tentukan
File atau dokumen yang akan di pindahkan.dari FlashDisk ke HardDisk
komputer. Klik kanan pilih COPY
- Masukkan
Dokumen tersebut ke Folder tertentu di dalam HardDisk. klik kanan Pilih
PASTE
- Tentukan
File atau dokumen yang akan di pindahkan.dari HardDisk ke FlashDisk
komputer. Klik kanan pilih COPY
- Masukkan
Dokumen tersebut ke FlashDisk dengan cara klik kanan pada Drive (G) Pilih
PASTE

E.
Tipe dan Jenis-jenis File
File adalah suatu dokumen yang
berisi data, baik itu data yang berupa teks, grafik,
ataupun program. Seperti halnya manusia yang mempunyai nama awal dan nama akhir, File pun memiliki nama awal
dan nama akhir. Nama akhir pada File disebut extension. Berikut
contoh tipe-tipe extension.




