1KOMPONEN PERANGKAT KERAS (HARDWARE)
1.casing
Bagian yang
melapisi perangkat-perangkat keras ini disebut casing. Ibarat rumah, casing
berfungsi melindungi “penghuninya” — perangkat-perangkat keras seperti
motherboard, floppy disk, power supply, dan lain-lain — dari gangguan eksternal
seperti benturan, panas, debu, dan air sehingga perangkat bisa tetap berjalan
seyogianya.
Casing
umumnya berbentuk kotak dengan lebar antara 30–40 cm dan panjang 50–60 cm.
Casing sering menjadi alas bagi monitor, meski ada juga casing yang dibuat
menyatu dengan monitor.
2. Keyboard
3. Mouse
Mouse
bekerja dengan mendeteksi gerakan menggunakan bola yang menyentuh permukaan
keras. Akan tetapi, mouse modern tidak lagi menggunakan bola, tetapi
menggunakan sinar optis yang memungkinkan pendeteksian yang lebih cepat.
Bahkan, mouse sudah hadir dengan teknologi nirkabel.
4. CD ROM
Perangkat
yang berlubang di tengah permukaannya ini biasa digunakan untuk menyetel kaset
film sehingga dapat ditonton di layar monitor. Satuan kecepatan membaca CD ROM
adalah mega bita per sekon (MBps).
5.Monitor
Sebagaimana
televisi, monitor hadir dengan berbagai macam ukuran layar. Layar monitor pada
umumnya berukuran 17 sampai 20 inci. Teknologi layar monitor sendiri yang
paling populer adalah LED dan LCD.
Jenis-jenis
monitor saat ini sudah beragam, mulai dari yang berbentuk besar dengan layar
cembung, hingga bentuk slim dengan layar datar. Bahkan, kini hadir pula monitor
dengan layar sentuh (touchscreen) seperti pada layar ponsel pintar (Smartphone).
6. Power Supply
7. Mainboard
8. CPU
Satuan umum
kecepatan CPU adalah Ghz (gigahertz), yaitu berapa gigabita yang bisa diproses
dalam satu detik. Kecepatan CPU di tiap komputer berbeda; semakin tinggi
kecepatan tersebut, semakin banyak pula proses yang bisa dikerjakan dalam satu
detik.
9. Hard Drive
Artinya,
data yang tersimpan di dalam HDD akan bertahan selamanya selama data tidak
dihapus pengguna atau perangkat mengalami kerusakan.
Pada jenis
komputer yang berbeda, berbeda pula kapasitas penyimpanan HDD. Semakin tinggi
kapasitas HDD mengindikasikan semakin banyak data yang bisa ditampung.
Kemampuan menampung data HDD biasa ditulis dalam satuan gigabita (GB).
10. RAM
RAM bekerja
sama dengan CPU. Agar tidak bingung, kita ambil contoh sebuah proses yang memerlukan
data sebesar 1 GB. Agar proses tersebut dapat berjalan, mesti ada memori yang
menyimpan dan menyalurkan data tersebut ke CPU, bukan?
Di sinilah
RAM berperan di mana data tersebut disimpan dan dijalankan oleh CPU sehingga
dapat menampilkan objek visual seperti pada layar kamu saat ini. Setelah proses
berakhir, data sebesar 1 GB tersebut akan dibuang dan RAM melanjutkan ke data
berikutnya.
RAM memiliki
kapasitas yang sangat bervariasi, mulai dari 2 GB, 4 GB, bahkan 65 GB. Di atas
itu biasanya hanya dimiliki superkomputer. Akan tetapi, masih ada sejumlah
komputer yang terintegarasi RAM beberapa MB saja, biasanya merupakan sisa-sisa
peninggalan komputer zaman dahulu.
Perangkat
ini termasuk perangkat bongkar pasang sehingga kamu dapat menggantinya dengan
spesifikasi yang lebih tinggi. Namun, setiap komputer memiliki batas maksimal
kapasitas RAM tersendiri.
11. VGA
Ada banyak
merek-merek VGA, dua yang paling populer adalah Intel HD Graphics dan NVIDIA
GeForce. Untuk penggunaan berat seperti mengedit video atau bermain game,
pengguna lebih prefer dengan NVIDIA GeForce karena kompabilitasnya yang tinggi.
12. ROM
ROM adalah
salah satu memori dalam komputer. Seperti namanya, memori ini hanya bisa
dilihat; tidak bisa diubah. Berbeda dengan RAM, ROM bersifat permanen dan
biasanya data yang ada diisi oleh pabrik yang membuatnya. Maka dari itu, ROM
biasanya digunakan untuk menyimpan firmware.
13. Sound Card
Sound card
adalah perangkat keras yang berfungsi mengeluarkan suara. Hal ini bisa terjadi
karena sound card memiliki output yang memproses dan menghantarkan data berupa
suara.
TERIMA KASIH
Tidak ada komentar:
Posting Komentar